Wakil Ketua DPRD Maluku, M Fauzan Rahawarin

Wakil Ketua DPRD Maluku Ingatkan Pelibatan SDM Lokal Dalam Pengelolaan Blok Masela

3

Katamaluku.com–Ambon: Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, Muhammad Fauzan Rahawarin menegaskan pentingnya pelibatan sumber daya manusia (SDM) lokal serta percepatan pembangunan infrastruktur dalam pengembangan proyek strategis nasional Blok Masela.

Penegasan tersebut disampaikan usai rapat bersama Pemerintah Provinsi Maluku, SKK Migas, dan INPEX Corporation terkait rencana groundbreaking proyek di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Selasa (31/3).

Fauzan mengapresiasi kehadiran seluruh pemangku kepentingan sebagai sinyal kuat keseriusan dalam mendorong percepatan pengembangan Blok Masela.

"Kami menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan kesiapan semua stakeholder terkait rencana pengembangan Blok Masela," ungkapnya 

Rahawarin menekankan manfaat proyek tidak boleh hanya bersifat makro, melainkan harus langsung dirasakan masyarakat lokal, terutama melalui keterlibatan tenaga kerja daerah.

Dirinya menilai, untuk melibatkan Universitas Pattimura terkait proses rekrutmen dan pemberdayaan tenaga kerja.

"Kami minta Universitas Pattimura dilibatkan dalam proses rekrutmen dan pemberdayaan tenaga kerja yang akan terlibat dalam proyek INPEX atau Blok Masela," jelasnya 

Rahawarin mengingatkan aspek mitigasi risiko sebagai isu krusial, mengingat lokasi produksi gas berada di daratan.

"Karena produksinya di darat, maka mitigasi penanggulangan risiko bencana harus menjadi prioritas utama bagi INPEX," tegasnya

Menurutnya, kesiapan infrastruktur di wilayah terdampak yang dinilai masih belum optimal, terutama di kawasan Tanimbar. Ia menyinggung kondisi fasilitas pendukung seperti bandara yang belum memenuhi standar operasional.

"Infrastruktur pendukung, termasuk bandara, saat ini belum sepenuhnya memenuhi standar. Ini harus menjadi perhatian agar ke depan seluruh fasilitas penunjang dapat dilengkapi," katanya

Politisi Nasdem itu optimistis proyek Blok Masela akan memberikan dampak ekonomi signifikan melalui efek berganda (multiplier effect), terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Tanimbar.

"Ke depan akan ada multiplier effect dari proyek ini, terutama bagi pertumbuhan ekonomi di Kepulauan Tanimbar," tutupnya. (KM-R4)