-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
Katamaluku.com 2026
Katamaluku.com - Ambon : Pengurus DPD, DPC Kota Ambon dan PAC PDI Perjuangan Kecamatan Baguala dan Teluk Ambon terus membumikan gerakan politik hijau sebagai wujud cinta tanah air dan pelestarian lingkungan hidup. Gerakan politik hijau PDI Perjuangan bukan 'slogan' kosong, aksi penanaman 1000 anakan mangrove di pesisir Lateri, Desa Waiheru, Desa Hunut dan Durian Patah menjadi konsistensi gerakan politik hijau partai besutan Megawati tersebut melawan ancaman bencana alam dan perubahan iklim.
Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku, Benhur G. Watubun mengatakan, kegiatan penanaman mangrove merupakan rangkaian dari Perayaan Bulan Bung Karno. Aksi1000 anakan pohon bakau yang ditanam di tepian pantai Kota Ambon ini menjadi refleksi dari Politik Hijau PDI Perjuangan, dan menjadi ekspresi partai tentang cinta tanah air, merawat pertiwi dan memuliakan persada Indonesia.
"Kegiatan penanaman 1000 anakan mangrove merupakan rangkaian dari Bulan Bung Karno sekaligus konsistensi PDI Perjuangan dalam melaksanakan program Politik Hijau. Aksi jaga bumi dan kelestarian alam. Kegiatan yang dilangsungkan bersama DPD, DPC dan PAC PDI Perjuangan menjadi bukti partai yang terus mengawal ibu pertiwi," kata Benhur, Selasa (7/7).
Menurut Benhur, penaman Mangrov guna melindungi kelesatian biota laut dan mencegah abrasi akibat faktor perubahan iklim maupun tindakan manusia yang tidak bertanggung jawab habitat alam dan lingkungan.
"Kegiatan ini di lakukan untuk melindungi sekaligus untuk melestarikan biota laut maupun abrasi yang terjadi karna faktor alam maupun ulah ulah kita sendiri," akuinya.
Ia menilai, edukasi dari Politik Hijau PDI Perjuangan untuk mendorong partisipasi masyarakat agar peka menjaga pelestarian lingkungan hidup baik di darat maupun di daerah pesisir dan laut.
"Tugas kita sebagai stakholder politik di Maluku untuk mengedukasi dan mengajak masyarakat agar memiliki kepekaan menjaga dan melestarikan lingkungan hidup baik di darat, pesisir maupun laut," sebutnya.
Lukas, salah satu warga di Desa Lateri mengaku bangga dengan kepekaan PDI Perjuangan untuk mencegah ancaman abrasi dengan menanam pohon mangrove di wilayah bibir pantai,"Kami merasa berterimakasih kepada pengurus PDI Perjuangan yang sangat memahami kekhawatiran masyarakat dipesisir akibat ancaman abrasi. Ini merupakan aksi nyata dan penting dalam melindungi alam dan manusia," kata Lukas yang ikut terlibat menanam pohon mangrove bersama kader PDI Perjuangan.
Ia berharap, aksi-aksi sosial dan lingkungan hidup terus dilakukan sebagai bagian dari upaya mengagregasi kepentingan masyarakat di Kota Ambon dan Maluku. (KM-A1)