Perkuat Tata Kelola, SUPM Siapkan SDM Unggul di Sektor Perikanan

3

Katamaluku.com–Ambon: Forum Konsultasi Publik (FKP); Sosialisasi Standar Layanan dan Standar Operasional Prosedur (SOP), dan Dialog digelar Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) .

Kegiatan dengan tema "SDM Unggul, Ekonomi Biru Tangguh, Masyarakat Sejahtera," yang berlangsung di Aula SUPM itu merupakan konsisten lembaga dalam memperkuat kualitas pelayanan sekaligus mendorong pembangunan sektor perikanan yang berkelanjutan. Rabu, (22/4).

Kepala SUPM Waiheru Ambon, Abdul Azis Usemahu, S.St.Pi., M.S.T.Pi. Dalam sambutannya menegaskan,  Forum Konsultasi Publik ini merupakan bagian penting dari upaya kami dalam mewujudkan tata kelola pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

"Kegiatan ini bukan hanya sekadar sosialisasi, tetapi juga menjadi wadah dialog antara penyelenggara layanan dengan masyarakat sebagai pengguna layanan. Penyusunan dan penerapan SOP menjadi elemen krusial dalam peningkatan mutu layanan pendidikan vokasi perikanan," ungkap Usemahu dalam sambutannya.

Usemahu menilai, Penyusunan dan penerapan SOP merupakan hal yang sangat penting. Melalui forum ini, kami berkomitmen memberikan yang terbaik bagi peningkatan layanan.

"Forum Konsultasi Publik ini tidak hanya menjadi ruang sosialisasi, tetapi juga wadah dialog antara institusi dengan pemangku kepentingan. Melalui FKP, SUPM membuka akses partisipasi publik dalam memberikan masukan terhadap standar layanan yang diterapkan," jelasnya 

Menurutnya, dalam forum ini, kami membuka ruang seluas-luasnya bagi Bapak/Ibu sekalian untuk memberikan masukan, saran, dan kritik yang konstruktif terhadap standar layanan dan SOP yang telah kami susun," tegasnya 

Dirinya menegaskan, bahwa kualitas layanan pendidikan dan pelatihan di SUPM Waiheru harus terus ditingkatkan, seiring dengan tuntutan zaman dan kebutuhan dunia kerja, khususnya di sektor kelautan dan perikanan. 

"Oleh karena itu, penyusunan dan penerapan Standar Layanan serta Standar Operasional Prosedur (SOP) menjadi hal yang sangat penting sebagai pedoman dalam memberikan layanan yang efektif, efisien, dan konsisten," tegasnya 

Dia menilai, Partisipasi aktif dari seluruh pemangku kepentingan sangat kami harapkan, agar dokumen yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kebutuhan dan harapan masyarakat. Kami terus berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) dalam setiap aspek pelayanan. 

"Dengan adanya standar layanan yang jelas dan SOP yang terukur, diharapkan seluruh proses layanan di SUPM Waiheru dapat berjalan lebih tertib, profesional, dan memberikan kepastian bagi pengguna layanan," tutupnya 

Langkah ini dinilai strategis untuk memastikan pelayanan berjalan transparan, akuntabel, serta selaras dengan kebutuhan masyarakat, khususnya di sektor kelautan dan perikanan.

Di sisi lain, penguatan SOP juga menjadi fondasi penting dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten dan adaptif terhadap tantangan ekonomi biru. Standarisasi proses pembelajaran dan layanan diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Meski demikian, tantangan utama terletak pada implementasi. Konsistensi dalam menjalankan SOP serta evaluasi berkelanjutan menjadi kunci agar standar yang telah disusun tidak berhenti sebagai dokumen administratif semata.

Dengan penyelenggaraan FKP ini, SUPM Waiheru menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan vokasi yang tidak hanya berorientasi pada pembelajaran, tetapi juga pada tata kelola layanan publik yang profesional dan responsif.(KM-R4)