-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
Katamaluku.com 2026

Kataauku.com–Ambon: Dugaan penganiayaan dan pengeroyokan terhadap seorang pemuda, Abdullah Mahu (18) jadi sorotan publik. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin dini hari, 12 Mei 2026 sekitar pukul 03.00 WIT.
Dari informasi yang diperoleh menjelaskan jika sebelum penganiyaan dan pengeroyokan terjadi, korban hendak mengambil nasi di sebuah warung untuk dibawa ke tempat kerjanya.
Usai mengambil nasi bungkus, korban sempat membeli rokok disebuah kios. Saat itu, secara tiba-tiba, korban didatangi sekelompok orang yang diduga sebagai pelaku pengeroyokan.
Tindakan kepada korban kecaman Forum Basudara Waeputih. Sekretaris Umum organisasi Waiputih, Yunus Umagap melalui rilis yang diterima Katamaluku.com, mengutuk keras aksi penganiayaan yang dinilai tidak manusiawi dan meresahkan masyarakat.
Menurut Yunus, tindakan biadab tersebut harus diproses secara hukum dan memerlukan langkah tegas dari Polda Maluku.
“Kami meminta dengan tegas kepada pihak kepolisian, khususnya Polda Maluku, agar segera menangkap para pelaku dalam waktu 2x24 jam. Kasus ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar pelaku segera ditangpak. Apabila pelaku tidak segera ditangkap, lanjut Yunus, dikhawatirkan akan memicu emosi keluarga korban dan masyarakat sehingga berpotensi terjadi tindakan main hakim sendiri.
“Keluarga korban tentu tidak akan tinggal diam. Karena itu aparat penegak hukum harus bergerak cepat menangkap pelaku dan memberikan hukuman yang seberat-beratnya agar ada efek jera,” tambah Yunus.
Dari keterangan yang juga diterima Redaksi, menyebutkan akibat aksi pengeroyokan dan penganiyaan mengakibatakan korban mengalami luka serius pada kepala dan bagian tubuh lainnya.
Yunus mengaku, jika korban pengeroyokan sedang menjalani perawaran intensif di RS. (KM-A1)