-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
Katamaluku.com 2026

Katamaluku.com-Ambon: Musyawarah Provinsi (Musprov) Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Maluku digelar. Musprov PASI yang berlangsung di Pacific Hotel, Kota Ambon, Sabtu (9/5), dibuka Ketua Bidang Organisasi PB PASI, Umar Yono.
Umar dalam sambutannya menekankan dua hal penting, yakni membangun sinergitas pengurus dan kedua adalah tata kelola organisasi secara profesional. Dua hal tersebut menjadi bagian penting untuk mengembalikan kejayaan PASI Maluku dikancah Nasional.
Ia menyebut, pembinaan atltel atletik menjadi prioritas untuk kepengurusan PASI Maluku yang baru. Pasalnya, Maluku memiliki sejarah manis, dimana Alex Resmol, salah satu atlet terbaik yang pernah mencatatkan rekor di Chiang Thailand, 1995 pada nomor lari 800 meter yang belum terpecahkan hingga saat ini.
"PASI pernah punya atlet atletik yang mencatat rekor nasional di nomor lari 800 meter, yaitu Alex Resmol. Rekor itu diukir di Chiang Mai, Thailand tahun 1995. Sampai sekarang rekor itu belum terpecahkan. Kami berharap PASI Maluku kembali berjaya di kanca nasional, bahkan di internasional," akui Umar Yono.
Musprov dengan tema "Mengembalikan Kejayaan PASI Provinsi Maluku di Kanca Nasional dan Internasional" itu, tidak hanya menjadi mekanisme rutinitas pergantikan kepengurusan, melainkan, tanggung jawab penting mengembalikan nama besar dan kejayaan PASI Maluku ke level nasional dan internasional.
Untuk sampai pada hal tersebut, Umar Yono mengingatkan pentingnya kepengurusan yang solid dan dukungan dana dari Pemerintah Daerah (Pemda). Pasalnya, atletik merupakan cabang olahraga (Cabor) yang tidak bisa dijual. Sehingga dukungan Pemda untuk pembinaan atlet dan pencapaian target juara sangat penting, apalagi event Pekan Olah Raga Nasional (PON) 2028 didepan mata.
"Momentumnya pemilihan dan penetapan ketua dan pengurus baru. Maka untuk mewujudkan prestasi yang baik, kuncinya ada dua, yakni program kerjan tidak usah muluk-muluk, dan PASI Maluku harus utamakan prestasi pada PON 2028. Loloskan sebanyak mungkin atlet atletik pada babak kualifikasi di Januari 2027 ini, agar di 2028 PASI Maluku bisa kembali bangkit," jelasnya.
Sementara Ketua KONI Provinsi Maluku, M.A.S Latuconsina menyebut, Musprov PASI Maluku merupakan kabar baik dan angin segar untuk kebangkitan dan kejayaan olahraga di Provinsi Maluku.
"Saya berharap, musyawarah hari ini melahirkan kepengurusan yang baik, komitmen dan mau bekerja keras membangkitkan olahraga Maluku, khususnya untuk cabang olahraga atletik," harap Latuconsina.
Sam mengaku, terdapat penurunan prestasi pada cabang olah raga atletik di Maluku, baik ditingkat nasional maupun internasional. Kondisi ini sangat menggugah hati. Karena penurunan prestasi bukan hanya terjadi pada Cabor PASI, tapi hampir semua Cabor di Maluku. (KM-A1)