Skor Pertadningan Quarter Final Soekarno Cup Zona Pulau Ambon

Lewat Adu 'Tostosan', Kabarezsy FC Tundukkan SBB Putra Awal di Quarter Final Zona I Soekarno Cup

85

Katamaluku.com-Ambon: Partai quarter final Soekarno Cup Zona I Pulau Ambon-Lease mempertemukan SSB Putar Awal vs Kabarezy FC pada match kedua di Lapangan Lease, Halang Ambon.

Mengenakan jersey Merah, Kabarezy FC menampilkan serangan cepat sejak pelit kick off babak pertama dimulai.  Meski bermain dengan gaya cepat dan penguasaan bola penuh atas SBB Putra Awal, Kabarezy FC yang menurunkan skema penguasaan lapangan tengah itu sulit menembus benteng pertahanan SBB Putra Awal yang penuh dengan displin.

Pertandingan yang memasuki 20 menit babak pertama, tensi permainan mulai meningkat. SSB Putra Awal yang menerapkan high pressing membuat pemain Kabarezsy FC banyak kehilangan penguasaan bola. Sejumlah pelanggaran terjadi. Namun, dengan semangat sprotivitas yang ditunjukkan para talenta muda dari kedua tim, permainan yang apik dan penuh duel disajikan kepada para supporter yang hadir untuk mendukung tim kesayangan mereka tetap berjalan aman.

Hingga turun minum, tidak ada peluang berarti tercipta dari kedua tim. Meski beberapa kali, striker nomor punggung 21 dari Kabarezsy FC sempat menembus pertahanan SSB Putra Awal. Hanya saja, dengan ketenangan pemain stopher SSB Putra Awal dengan nomor punggung 15 terus memotong berbagai serangan dengan baik dari para pemain Kabarezsy.

Pada paruh kedua, melalui skema counter attack, pemain SSB Putra Awal melakukan serangan balik cepat dan mampu memanfaatkan transisi sektor kanan Kabarezsy FC yang ditinggalkan. Terobosan yang dilakukanpemain SSB nomor punggung 17 hingga berhadapan dengan kiper lawan, namun peluang emas tidak bisa menciptakan gol. Akhirnya, papan skor tidak berubah. Begitu juga sontekan manis bola reborn di gawang SBB Putra Awal yang bermula dari tendangan pojok. Bola yang telah melewati kiper SBB Putra Awal mampu disapu bersih oleh bek dengan nomor punggung 5. 

Hingga 2 menit penambahan waktu normal berakhir, pertandingan dengan tensi tinggi antar kedua club itu berakhir 0-0 dan dilanjutkan lewat adu penalti.

Penalti pertama diambil tim Kabarezy FC. Sang algojo, pemain gelandang serang nomor punggung 8 yang menjadi eksekutor pertama berhasil melesatkan bola ke pojok kanan bawah gawang. Bola yang melaju kencang tidak bisa dihalau penjaga gawang SSB Putra Awal. Sementara tendangan penalti dari esksekutor pertama SBB Putra Awal dengan nomor punggung 14 mampu dibaca kiper Kabarezy. Dari lima penendang pelanty, empat penendang Kabarezy mampu menjebol gawang sementara tiga penendang SSB Putra Awal gagal mengeksekusi penalti. 

Sukses mengeksesui empat penalti membuat Kabarezy FC mengamankan satu tiket menuju babak semi final Soekarno Cup Liga Antar Kampung U-17 Zona Ambon yang dibuka pada 16 Mei 2026 secara serentak pada empat zona. Dimana, Zona Kota Masohi & Seram Selatan Dibuka Ketua DPD DPI Perjuangan Maluku, Benhur G Watubun, Zona Pulau Ambon dan Pulau Lease dibuka Wakil Ketua Bidang Kehormatan PDI Perjuangan, Johan Rahantoknam, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Maluku, Nancy Purmiasa membuka turnamen pada Zona Kabupaten SBT & Seram Utara sementara Zona Kabupaten Seram Bagian Barat dibuka oleh Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu, Thobyhand Sahureka. 

Apresiasi 

Pecinta sepak bola di Maluku memberikan apresiasi tinggi atas terlaksananya Turnamen Liga Antar Kampung Soekarno Cup U-17 yang berlangsung di secara serentak di Zona Pulau Ambon & Pulau Lease, Zona Kota Masohi & Seram Selatan, Zona Kabupaten SBT & Seram Utara dan Zona Kabuopaten Seram Bagian Barat.

Turnamen yang diseleenggarakan PDI Perjuangan Provinsi Maluku tahun 2026 disebut sebagai peluang penting untuk mengorbitkan talenta sepak bola dari Maluku ke kancah nasional maupun internasional.

"Kita harus sepakat bahwa, saat ini di Maluku kompetisi resmi yang diselenggarakan dengan perangkat dan pengawasan PSSI sangat minim. Penyelenggaran Soekarno Cup Liga Antar Kampung U-17 menjadi momentum penting atau titik balik bagi talenta muda agar bisa menjaga asa menuju atmosfir sepak bola nasional," kata Rahmat Tutupoho, eks Pusat Pelatihan Pelajar Provinsi Maluku 2012-2013 saat dikonfirmasi Katamaluku.com, Senin (19/5).

Rahmat yang pernah merumput bersama Nusa Ina FC U-18 tahun 2013-2014 itu menyebut, Soekarno Cup memicu kebangkitan sepak bola usia dini di Maluku. Sebab Maluku memiliki basis pesepakbola berkualitas yang tersebar di seluruh kampung.

"Saya melihat Soekarno Cup akan menjadi pemicu kebangkita sepak bola usia dini di Maluku. Maluku, memiliki basis pesepakbola berkualitas yang tersebar di hampir seluruh kampung," sebut dia mengakui.

Menurutrnya, kurangnya kompetisi berjenjang dan rutin menjadi tantangan fundamental dalam mengortbitkan talenta muda ke level nasional. Dengan hadirnya turnamen Soekarno Cup yang diprakarsasi PDI Perjuangan akan menjadi bahan bakar bakar untuk generasi muda Maluku menunjukkan bakat dan potensi menuju kejuaraan nasional.

"Kita tidak berhenti untuk glorifikasi masalalu, tetapi tanggung jawab kita adalah menjaga setiap generasi untuk terus mendapat tempat dan menit bermain serta mengisi seat pemain di ruang ganti timnas. Ini adalah tradisi yang mulai hilang di Maluku. Dengan kompetisi ini, para talenta muda akan menemuka ruang aktual atas bakat dan potensi mereka," tuturnya. (KM-A1)