-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
Katamaluku.com 2026






Katamaluku.com–Ambon: Levi Kariuw memastikan diri maju dalam bursa Calon Ketua Umum Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Maluku 2026-2030.
Kepastian Levi tersebut didasarkan atas peluang mengalitnya dukungan Pengurus PASI 11 Kabupaten/kota Provinsi Maluku pada Musda nanti.
Levi yang saat ini menjabat sebagai Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Maluku, menyatakan kesiapan apabila mendapatkan mandat resmi dalam Musyawarah Daerah (Musda) mendatang.
"Kalau diberi amanah oleh pemilik suara sah untuk menakhodai PASI Maluku, tentu saya siap menjalankannya," jelas Kariuw saat di konfirmasi Jurnalis Katamaluku.com, Rabu (4/3).
Proses menuju Musda saat ini masih berada pada tahap penjaringan dan penyaringan calon. Anggota Tim Penjaringan dan Penyaringan, Viera Hetharia memastikan, seluruh tahapan dilaksanakan sesuai mekanisme organisasi.
"Tim Penjaringan dan Penyaringan masih bekerja untuk menyiapkan seluruh tahapan menuju Musda PASI," ungkap Hetharia
Menurut Hetharia, hingga saat ini baru satu kandidat yang secara terbuka menyatakan kesiapan, yakni Levi Kariuw. Meski demikian, peluang munculnya calon lain masih terbuka hingga masa pendaftaran resmi ditutup.
"Yang pasti untuk saat ini baru satu calon yang siap bertarung di Musda. Mungkin saja calon ketua bisa bertambah, nanti lihat saat pendaftaran," ujarnya
Momentum pergantian kepemimpinan ini dinilai krusial bagi masa depan atletik Maluku. Organisasi Persatuan Atlet Seluruh Indonesia di tingkat provinsi dihadapkan pada tantangan pembinaan berkelanjutan, peningkatan kualitas pelatih, serta konsistensi prestasi atlet di level nasional.
Hetharia memastikan, siapapun yang terpilih nantinya harus mampu membawa atlet Maluku kembali kompetitif di panggung nasional, bahkan menembus level internasional.
"PASI adalah organisasi yang mengutamakan musyawarah untuk mufakat. Siapa pun yang nanti menakhodai PASI Maluku harus mampu meningkatkan prestasi atlet Maluku di pentas nasional, bahkan internasional," tutupnya
Dukungan awal kepada Levi menunjukkan adanya arus konsolidasi di internal organisasi. Namun, dinamika politik organisasi tetap terbuka hingga forum Musda digelar.
Transparansi tahapan, soliditas pengurus daerah, serta komitmen terhadap pembinaan atlet menjadi indikator penting dalam menentukan arah kepemimpinan empat tahun ke depan.
Musda PASI Maluku sendiri dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat, dengan agenda utama memilih ketua umum baru sekaligus merumuskan program strategis periode 2026–2030.
Dengan satu kandidat, telah menyatakan siap maju dan kemungkinan bertambahnya nama lain, kontestasi ini diprediksi menjadi momentum evaluasi sekaligus pembaruan arah atlet Maluku ke depan. (KM-R4)
