Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel

Bupati Aru Pastikan Dukung Operasi Trisila-26 TNI AL

8

Katamaluku.com–Ambon: Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru menegaskan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Operasi Trisila-26 TNI Angkatan Laut (TNI AL) yang akan di gelar pada 4–6 Maret 2026.

Penegasan itu disampaikan langsung Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, saat menyambut kedatangan Komandan Gugus Tempur Laut (Danguspurla) Koarmada III di Dermaga Yos Sudarso Dobo, Rabu (4/3).

Danguspurla Koarmada III tiba menggunakan KRI Dorang-874 dan disambut melalui prosesi seremoni militer yang dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). 

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan kehormatan ke unsur kapal perang, termasuk peninjauan di atas KRI Balongan 908.

Operasi Trisila-26 dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kepala Staf Angkatan Laut Nomor Sprin/2938/XII/2025 tentang Penyusunan Konsep Rencana Operasi Trisila-26 Tahun 2026. 

Wilayah Kepulauan Aru menjadi salah satu titik strategis operasi, mengingat posisinya yang berbatasan langsung dengan perairan internasional dan jalur pelayaran penting.

Bupati menegaskan, bahwa kehadiran Satgas Trisila-26 bukan sekadar agenda rutin militer, melainkan bagian dari penguatan kedaulatan negara di kawasan timur Indonesia.

"Kepulauan Aru adalah beranda timur Indonesia. Keamanan laut di wilayah ini bukan hanya kepentingan daerah, tetapi kepentingan nasional. Pemerintah daerah memberikan dukungan penuh agar operasi ini berjalan optimal," ujar Timotius.

Dirinya menambahkan, kondisi geografis Aru yang terdiri dari gugusan pulau-pulau menuntut pengawasan intensif dan koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah dan aparat pertahanan.

"Sinergi dengan TNI Angkatan Laut sangat krusial. Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman, nelayan dapat melaut tanpa rasa khawatir, dan aktivitas ekonomi maritim berjalan stabil," tegasnya.

Fokus Keamanan dan Perlindungan Sumber Daya
Selain aspek pertahanan, Operasi Trisila-26 juga diarahkan pada pengawasan potensi pelanggaran di laut, termasuk perlindungan sumber daya kelautan dan perikanan.

Dalam pertemuan lanjutan di Kantor Bupati Kepulauan Aru, jajaran pemerintah daerah dan Danguspurla Koarmada III membahas penguatan kerja sama lintas sektor, mulai dari stabilitas keamanan wilayah hingga dukungan terhadap pembangunan daerah.

"Kami berharap kehadiran Satgas Trisila-26 tidak hanya memperkuat pertahanan, tetapi juga memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat kepulauan," tutupnya 

Pertemuan tersebut ditutup dengan pertukaran cenderamata sebagai simbol komitmen kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru dan TNI Angkatan Laut.

Dengan pelaksanaan Operasi Trisila-26, pemerintah daerah berharap tercipta stabilitas wilayah yang kondusif, sehingga pembangunan dan pertumbuhan ekonomi maritim di Kepulauan Aru dapat berlangsung berkelanjutan. (KM-R4)