Sambutan Ketua DPD PDI Perjuangan pada pelaksanaan Musancab DPC PDI Kota Ambon

Benhur Instruksikan Kader PDI Perjuangan Kuatkan Konsolidasi Rebut Kursi Walikota dan DPRD Ambon

3

Katamaluku.com-Ambon: Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku, Benhur George Watubun mengingatkan semua kader 'banteng' di Kota Ambon untuk menghentikan konflik internal. Peringatan tersebut disampaikan dalam sambutannya pada pembukaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) Lima Kecamatan PDI Perjuangan Kota Ambon yang berlangsung di Pacific Hotel, Sabtu (9/5).

Musancab, kata Benhur bukan sekedar agenda organisasi, tetapi merupakan momentum penting bagi penguatan konsolidasi dan arah perjuangan politik kerakyatan, “Musancab bukan sekedar agenda organisasi semata, tetapi juga bagian konsolidasi dan pendidikan politik bagi seluruh kader partai,” katanya.

Secara tegas Benhur menginstruksikan agar seluruh kader partai harus bergerak dalam satu garis perjuangan dan tidak terdikotomik dengan orientasi politik 'faksional'. Konflik internal, lanjut Benhur, hanya merugikan partai.

“Jangan berharap cita-cita merebut kekuasaan bisa tercapai jika sesama kader terus berkonflik. Saya minta seluruh kader hentikan konflik dan kembali bersatu,” pintanya tegas.

Baginya, perspektif yang berbeda merupakan hal biasa dalam dalam organsiasi politik. Perbedaan itu menjadi dinamika politik yang mendidik agar kita menjadi dewasa dalam mengambil keputusan atau langkah-langkah politik kedepan. Tetapi, pebedaan itu harus tunduk terhadap keputusan politik partai melalui mekanisme musyawarah. Hasil keputusan tersebut harus diterima secara legowo dan wajib menghormati seluruh kader untuk jalankan bersama-sama demi kepentingan kepartaian.

“Semua perbedaan harus diselesaikan dalam semangat persatuan. Tak boleh lagi ada kelompok-kelompok kecil di dalam partai,” singgunya.

Seluruh kader harus menjaga ideologi perjuangan partai agar tetap berpihak kepada rakyat kecil.

“Pendidikan perjuangan harus terus dibangun supaya kita tetap berpihak kepada wong cilik, bukan kepada kepentingan pemilik modal,” ujarnya.

Konsolidasi organisasi dan pendidikan politik kader menjadi penting sebagai langkah untuk mengembalikan kekuatan PDI Perjuangan di Kota Ambon dan Maluku secara umum.

“Kita ada hari ini karena perjuangan orang-orang di masa lalu. Maka hormati mereka dan teruskan perjuangan partai dengan semangat persatuan,” sebut dia. 

Rebut Walikota Ambon dan Ketua DPRD

Gelora perjuangan menggema di ruangan kegiatan Musancab lima kecamatan DPC PDI Perjuangan Kota Ambon. Mars PDI Perjuangan seperti api yang membakar semangat para kader partai. Tidak semua wajah yang hadir adalah generasi baby boomer, jejeran kursi ikut dipenuhi kader muda usia Millenial dan Gen Z. PDI Perjuangan mulai menentukan arah politik untuk berada bersama komunitas masyarakat muda di Kota Ambon.

Dihadapan para kader banteng Kota Ambon, Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku, Benhur George Watubun menargetkan partai 'wong cilik' itu harus kembali berjaya di Nusa Apono. Kursi Walikota dan Ketua DPRD Kota Ambon harus direbut. 

Pernyataan Benhur bukan sebatas life service bagi kader. Tetapi, apa yang diucapkan merupakan bagian dari visi perjuangan politik partai untuk mengamankan kebijakan daerah demi kepentingan rakyat.  

“Konsolidasi harus terus diperkuat agar kejayaan partai bisa kembali direbut di Kota Ambon. Kota Ambon pernah menjadi basis PDI Perjuangan,” terang Benhur.

Ia mengingatkan bahwa politik tidak bisa dipisahkan dari perjuangan merebut kekuasaan demi kepentingan rakyat.

“Politik itu soal kekuasaan untuk memperjuangkan kepentingan rakyat. Kalau kita terus berkonflik, jangan berharap cita-cita merebut kekuasaan bisa tercapai,” katanya.

Soal dinamima internal yang kerap melemahkan konsolidasi partai, Benhur mengingatkan agar seluruh kader mengentikan konflik. (KM-A1)